banner 728x90
Berita

Wali Kota Makassar Apresiasi Pemusnahan 20 Kg Narkotika, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Aman dan Bersih dari Narkoba

447
×

Wali Kota Makassar Apresiasi Pemusnahan 20 Kg Narkotika, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Aman dan Bersih dari Narkoba

Share this article
Wali Kota Makassar Apresiasi Pemusnahan 20 Kg Narkotika, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Aman dan Bersih dari Narkoba

Opinisulsel.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang aman, bersih, dan bebas dari peredaran serta penyalahgunaan narkotika.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Press Conference Pengungkapan Kasus Narkotika dan Pemusnahan Barang Bukti di Mapolrestabes Makassar, Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Selatan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Kepala BNN Provinsi Sulsel Brigjen Pol Budi Sajidin, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Panca Sakti, dan Ketua DPRD Kota Makassar Supratman.

Dalam kesempatan itu, Munafri memberikan apresiasi tinggi kepada Polrestabes Makassar, BNN, dan seluruh jajaran aparat penegak hukum atas keberhasilan mereka mengungkap jaringan besar peredaran narkoba di wilayah Kota Makassar.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Kepolisian dan BNN dalam memerangi narkoba. Kami akan terus bersama seluruh pihak agar peredaran, penyalahgunaan, dan pelaku narkoba tidak lagi merasa nyaman di Kota Makassar,” tegas Munafri.

Sebanyak 20 kilogram narkotika berhasil disita dan dimusnahkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 13 kilogram sabu, 1 kilogram cairan sintetik, serta 33.936 butir obat berbahan THD seberat 6 kilogram.

Proses pemusnahan dilakukan dengan mobil incinerator milik BNNP Sulsel menggunakan sistem wet scrubber yang ramah lingkungan.

Munafri juga menegaskan dukungan penuh Pemkot Makassar terhadap upaya pemberantasan narkoba melalui pendekatan sosial dan pemberdayaan. Pemerintah berkomitmen untuk mengubah kawasan yang selama ini dikenal sebagai “kampung narkoba” menjadi kampung produktif dan berdaya.

“Kami akan turun langsung bersama berbagai pihak untuk menghadirkan model pemberdayaan agar wilayah yang selama ini rawan bisa berubah menjadi lingkungan yang positif dan mandiri,” ujarnya.

Selain soal narkotika, Munafri juga menyoroti keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus penculikan anak di bawah umur bernama Balqis, yang sempat menghebohkan publik.

“Kasus ini menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih waspada terhadap potensi perdagangan orang. Saya juga meminta agar pengawasan di bandara diperketat, terutama terhadap anak-anak yang bepergian tanpa pendamping orang tua,” imbau Munafri.

Ia menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas demi mendukung kelancaran program pembangunan di Kota Makassar.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan tindak lanjut dari enam laporan polisi hasil operasi gabungan Satres Narkoba Polrestabes, Polda Sulsel, dan BNNP Sulsel.

“Pemusnahan ini merupakan bagian dari proses hukum sebelum pelimpahan ke kejaksaan. Semuanya dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik,” jelas Kapolrestabes. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.