banner 728x90
Berita

BKKBN Sulsel Hadiri Senam Bersama Lansia HUT Kota Makassar ke-418

429
×

BKKBN Sulsel Hadiri Senam Bersama Lansia HUT Kota Makassar ke-418

Share this article
BKKBN Sulsel Hadiri Senam Bersama Lansia HUT Kota Makassar ke-418

Opinisulsel.com — Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri kegiatan Senam Bersama Lansia dengan tema “Lansia Sehat, Bahagia, dan Produktif untuk Makassar”. Acara ini diselenggarakan oleh DPPKB Kota Makassar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Makassar ke-418.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Karebosi ini dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Kepala DPPKB Kota Makassar beserta jajaran, Ketua Dharma Wanita DPPKB, para PLKB/PKB, kader, serta ratusan lansia dari 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Senam Massal Awali Kegiatan

Acara dibuka dengan senam bersama yang diikuti Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Kepala DPPKB Kota Makassar, kader, PLKB, dan para lansia. Selain untuk meningkatkan kebugaran, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa cinta terhadap Kota Makassar.

Munafri: Pemberdayaan Lansia Tanggung Jawab Bersama

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pemberdayaan lansia merupakan tanggung jawab penting pemerintah. Lansia, kata dia, harus tetap aktif, sehat, dan terlibat dalam aktivitas fisik maupun sosial.

Keluarga dan kader KB memiliki peran besar untuk menjaga agar lansia tetap produktif. Kota yang kuat lahir ketika seluruh generasi saling mendukung dan dirangkul dalam kebijakan publik yang tepat sasaran,” ujar Munafri.

Ia berharap program pemberdayaan lansia, termasuk Lansia Berdaya, terus diperkuat agar setiap keluarga — mulai dari balita hingga lansia — memperoleh perhatian yang setara.

BKKBN Sulsel Dorong Penguatan Program SIDAYA

Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa SIDAYA merupakan salah satu program quick win Kemendukbangga/BKKBN yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup lansia. Program ini bertujuan membangun kemandirian ekonomi, jiwa wirausaha, serta memastikan lansia tetap sehat dan bahagia.

SIDAYA menekankan tiga unsur utama:

  1. Sehat fisik
  2. Sehat mental, termasuk pencegahan depresi dan demensia
  3. Sehat sosial, di mana lansia merasa aman dan dapat berperan dalam lingkungan

Makassar Capai Standar 3 Wisuda Lansia

Shodiqin juga melaporkan keberhasilan penyelenggaraan Wisuda Lansia Akbar pada 18 November 2025 yang melibatkan partisipasi aktif lansia dari berbagai wilayah. Kota Makassar menjadi daerah yang berhasil mewisuda lansia hingga mencapai Standar 3, sebagai bukti komitmen terhadap pembinaan dan pemberdayaan lansia.

Ia berharap kabupaten/kota lain dapat mengadopsi sistem pembinaan lansia seperti yang diterapkan Kota Makassar, sehingga program S3 bagi lansia dapat terus diperluas.

Dengan penguatan SIDAYA, kita berharap lansia mampu tetap sehat, aktif, produktif, dan mandiri di usia senja,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.