banner 728x90
Berita

FOTO: Suasana Hari Terakhir Dukcapil Makassar di Livin Mandiri Fest 2025

419
×

FOTO: Suasana Hari Terakhir Dukcapil Makassar di Livin Mandiri Fest 2025

Share this article
FOTO: Suasana Hari Terakhir Dukcapil Makassar di Livin Mandiri Fest 2025

Opinisulsel.com — Gelaran Livin Mandiri Fest 2025 resmi berakhir, menandai pula hari terakhir pelayanan publik yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar di Phinisi Point Mall, Minggu (23/11). Penutupan layanan berlangsung sederhana namun bermakna, dihadiri oleh perwakilan Bank Mandiri Government Business, Ferdy, yang sekaligus memberikan apresiasi atas kolaborasi pelayanan antara sektor perbankan dan pemerintah daerah.

Selama empat hari pelaksanaan, 20–23 November 2025, Disdukcapil Makassar membuka akses layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum akhir pekan dan keramaian festival untuk mengurus dokumen penting tanpa harus ke kantor dinas. Layanan tersebut mencakup perekaman dan pencetakan KTP-el pemula, penggantian KTP-el hilang atau rusak, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).

Sekretaris Disdukcapil Kota Makassar, Andi Salman menegaskan bahwa partisipasi pada Livin Mandiri Fest bukan hanya bentuk kehadiran institusi pemerintah dalam ruang publik, tetapi juga upaya mempercepat pemenuhan hak-hak administrasi kependudukan masyarakat di berbagai segmen usia.

“Antusiasme warga sangat tinggi, terutama untuk aktivasi IKD dan pembuatan KTP-el pemula. Kami bersyukur kegiatan ini memberikan ruang lebih dekat untuk melayani masyarakat. Penutupan hari ini menjadi penanda bahwa Disdukcapil tetap berkomitmen menghadirkan layanan yang adaptif dan mudah dijangkau,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelayanan langsung di pusat perbelanjaan dan ruang publik menjadi strategi efektif untuk menjangkau masyarakat yang jarang memiliki waktu senggang pada hari kerja.

“Tuntutan mobilitas masyarakat semakin besar. Karena itu, menghadirkan layanan di festival seperti ini sangat membantu. Banyak warga membawa keluarga sekaligus mengurus dokumen, sehingga waktu mereka lebih efisien,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ferdy dari Government Business Bank Mandiri menyampaikan apresiasi atas kehadiran Disdukcapil Makassar yang dinilainya mampu menghadirkan dimensi pelayanan publik di tengah kegiatan ekonomi kreatif yang digelar Mandiri.

“Kehadiran Disdukcapil memberikan nilai tambah bagi Livin Mandiri Fest 2025. Festival ini tidak hanya menjadi ruang hiburan dan edukasi keuangan, tetapi juga wadah pelayanan administratif bagi masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat kami hargai dan harapannya dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara Bank Mandiri dan Disdukcapil menjadi bukti bahwa sektor keuangan dan pemerintah bisa saling mendukung dalam meningkatkan pelayanan dan literasi masyarakat, khususnya terkait pemanfaatan identitas digital.

Penutupan layanan pada hari terakhir berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan. Sejumlah warga masih terlihat mendatangi stan hingga sesi pelayanan resmi ditutup, terutama untuk aktivasi IKD yang belakangan semakin didorong oleh pemerintah pusat.

Sekretaris Disdukcapil Makassar berharap kerja sama serupa dengan mitra perbankan, komunitas, maupun instansi lain dapat terus dilanjutkan demi memperluas jangkauan layanan publik di masa mendatang.

“Kami membuka diri untuk kolaborasi apa pun yang bertujuan mempermudah warga dalam mengakses dokumen kependudukan. Semakin banyak titik layanan, semakin cepat pula kita menuntaskan target administrasi kependudukan di Kota Makassar,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya acara Livin Mandiri Fest 2025, Disdukcapil Makassar kembali memfokuskan pelayanan di kantor dinas dan sejumlah titik pelayanan keliling reguler, sekaligus menyiapkan agenda jemput bola lainnya yang telah dijadwalkan untuk bulan berikutnya.

Livin Mandiri Fest 2025 pun ditutup dengan harapan agar sinergi yang terbangun selama kegiatan dapat menginspirasi pelayanan publik yang lebih inklusif, modern, dan mendekatkan pemerintah kepada masyarakat. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.