banner 728x90
Berita

BKD Kaltara Gelar Profiling ASN, Targetkan 400 Peserta dalam Dua Hari

409
×

BKD Kaltara Gelar Profiling ASN, Targetkan 400 Peserta dalam Dua Hari

Share this article
BKD Kaltara Gelar Profiling ASN, Targetkan 400 Peserta dalam Dua Hari

Opinisulsel.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) resmi memulai pelaksanaan Profiling ASN (ProASN) di Laboratorium CAT BKD, Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dibagi dalam dua sesi pada 27–28 November 2025.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa Profiling ASN ditujukan terutama bagi pejabat struktural. Program ini menjadi bagian dari upaya penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara, sekaligus memetakan potensi serta kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Profiling ASN ini merupakan program dari BKN Pusat untuk mendukung pelaksanaan manajemen talenta secara nasional. Data yang dihasilkan nantinya menjadi supporting data bagi pengembangan talenta ASN,” ujarnya.

BKD Kaltara menargetkan 400 peserta untuk mengikuti kegiatan ini. Namun, berdasarkan pemantauan di hari pertama, jumlah kehadiran belum sepenuhnya terpenuhi. Beberapa pejabat dilaporkan berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan.

“Memang ada peserta yang telah mengonfirmasi tidak bisa hadir hari ini karena penugasan khusus. Ada pula yang meminta penjadwalan ulang ke hari berikutnya,” jelas Andi Amriampa.

Terkait hal tersebut, BKD Kaltara telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. ASN yang tidak dapat mengikuti Profiling di Tanjung Selor diberikan opsi untuk mengikuti sesi lanjutan di UPT BKN Tarakan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan BKN. UPT di Kota Tarakan belum melaksanakan Profiling, sehingga kekurangan peserta dari dua hari ini dapat dialihkan ke sana,” tambahnya.

Andi Amriampa berharap seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemprov Kaltara dapat tercakup dalam pemetaan kompetensi sehingga mendukung arah pengelolaan SDM aparatur yang berbasis manajemen talenta.

“Ke depan, arah manajemen ASN adalah manajemen talenta. Karena itu, kita ingin Pemprov Kaltara terpetakan sepenuhnya dalam manajemen talenta nasional,” tegasnya.


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.