banner 728x90
Berita

RT Terpilih Diminta Rangkul Semua Warga, Wali Kota Munafri Tegaskan Pentingnya Harmoni Pascapemilihan

392
×

RT Terpilih Diminta Rangkul Semua Warga, Wali Kota Munafri Tegaskan Pentingnya Harmoni Pascapemilihan

Share this article
RT Terpilih Diminta Rangkul Semua Warga, Wali Kota Munafri Tegaskan Pentingnya Harmoni Pascapemilihan

MAKASSAR — Pemilihan Rukun Tetangga (RT) serentak di Kota Makassar yang digelar Rabu (3/12/2025) berlangsung sukses, demokratis, serta berjalan jujur dan adil. Agenda yang baru pertama kali digelar secara serentak hingga tingkat RW ini menjadi tonggak penting pelaksanaan demokrasi di tingkat akar rumput.

Inisiatif pemilihan serentak RT/RW merupakan realisasi janji politik Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Pilwalkot 2024. Pemerintah kota memastikan pemilihan berlangsung terbuka dan partisipatif, sekaligus memberi ruang lebih besar bagi masyarakat menentukan pemimpin lingkungannya.

Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pemilihan RT/RW bukan sekadar memilih figur, tetapi menentukan sosok yang memiliki kapasitas, kesiapan bekerja, dan komitmen mengabdi bagi masyarakat.

“Untuk pertama kalinya, pemilihan RT dan RW digelar serentak sebagai pesta demokrasi warga di tingkat paling dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Ia menyebut pelaksanaan serentak ini merupakan fase baru demokrasi lokal yang lebih transparan dan inklusif. Pemimpin lingkungan, kata Munafri, memegang peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat dan menjadi penghubung langsung antara warga dan pemerintah.

“Ini bukan hanya soal memilih figur, tetapi memilih mereka yang benar-benar siap bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.

Memasuki fase pascapemilihan, Wali Kota Munafri menyampaikan pesan damai agar seluruh warga kembali bersatu dan mengutamakan kebersamaan. Ia menekankan bahwa tugas awal RT terpilih adalah merangkul para kandidat yang belum terpilih dan menjaga harmoni di lingkungan masing-masing.

“Yang menang, tolong dirangkul yang kalah. Yang kalah, konsolidasi ke yang menang. Tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada sekarang adalah warga kita semua,” tegas Munafri.

Ia menegaskan bahwa proses demokrasi harus melahirkan kedewasaan, bukan perpecahan. Pemimpin lingkungan diminta bekerja secara inklusif, memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, serta tidak ada sekat politik di tengah masyarakat.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban adalah aspek terpenting dalam keseluruhan proses pemilihan. Oleh karena itu, ia meminta warga tidak memunculkan konflik maupun gesekan akibat perbedaan pilihan.

“Perbedaan pilihan itu biasa, tapi setelah pemilihan kita kembali pada satu tujuan: membangun lingkungan yang lebih baik. RT/RW harus menjadi figur pemersatu,” sambungnya.

Munafri menekankan bahwa RT dan RW memegang peran krusial dalam koordinasi dan penyampaian layanan publik. Mereka merupakan lini pertama dalam merespons kebutuhan warga, baik dalam pelayanan administrasi, penanganan masalah sosial, hingga fasilitasi program pemerintah.

Dengan pemilihan yang telah selesai, Wali Kota berharap seluruh pemimpin lingkungan dapat segera bekerja dan menjaga stabilitas sosial di wilayah masing-masing.

“Dengan semangat kebersamaan, pelayanan masyarakat di tingkat RT/RW dapat semakin cepat, responsif, dan menjangkau seluruh warga tanpa terkecuali,” harapnya.

Pemilihan RT/RW serentak di Kota Makassar ini menandai babak baru demokrasi lokal yang lebih matang, partisipatif, dan mengedepankan solidaritas sebagai modal utama pembangunan di tingkat lingkungan. Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh proses berjalan tuntas menjelang pemilihan RW pada 8 Desember mendatang. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.