banner 728x90
Berita

BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di Sulsel 17 September, Makassar Berawan Tebal

6
×

BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di Sulsel 17 September, Makassar Berawan Tebal

Share this article
BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di Sulsel 17 September, Makassar Berawan Tebal

Opinisulsel.com, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah pada 17 September 2026. Untuk Sulawesi Selatan, BMKG mencantumkan potensi angin kencang dalam peringatan dini periode 15–17 September.

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Makassar diprakirakan didominasi cerah hingga berawan tebal pada Kamis, 17 September 2026.

BMKG Masih Waspadai Cuaca Ekstrem di Sulsel

Dalam prakiraan cuaca sepekan periode 15–21 September 2026, BMKG menyebut atmosfer Indonesia secara umum masih didominasi kondisi relatif kering karena sebagian besar wilayah telah memasuki musim kemarau.

Meski demikian, peluang hujan lokal tetap ada. BMKG memperkirakan hujan masih berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi bagian tengah dan selatan pada periode tersebut. Kondisi atmosfer yang dinamis dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal.

Untuk periode 15–17 September, BMKG memasukkan Sulawesi Selatan dalam wilayah yang perlu mewaspadai angin kencang yang dapat terjadi bersamaan dengan pertumbuhan awan konvektif.

Cuaca Makassar 17 September

Khusus wilayah Makassar, prakiraan BMKG untuk kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta menunjukkan kondisi cerah pada dini hari, kemudian berawan pada pagi hingga siang, dan berubah menjadi berawan tebal pada sore hingga malam.

Rinciannya:

Waktu Kondisi
00.00 WITA Cerah
03.00 WITA Cerah
06.00 WITA Berawan
09.00 WITA Berawan
12.00 WITA Berawan
15.00 WITA Berawan tebal
18.00 WITA Berawan tebal
21.00 WITA Berawan tebal

Data BMKG tersebut juga menunjukkan jarak pandang sekitar 10 kilometer di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

Dengan demikian, belum ada dasar dari prakiraan tersebut untuk menyebut Makassar akan diguyur hujan lebat sepanjang 17 September. Kondisi berawan tebal tetap perlu dipantau karena cuaca dapat berubah secara lokal.

Waspada Angin Kencang

BMKG mengingatkan bahwa angin kencang dapat terjadi secara lokal, terutama ketika pertumbuhan awan konvektif meningkat.

Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi pohon, papan reklame, dan bangunan yang berpotensi terdampak ketika terjadi peningkatan kecepatan angin. BMKG juga meminta masyarakat terus mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG.

Selain itu, BMKG mencatat perairan di sekitar Sulawesi Selatan juga perlu diperhatikan. Peringatan gelombang tinggi berlaku 16–19 September 2026, dengan tinggi gelombang 1,25–2,5 meter di sejumlah perairan, termasuk Perairan Makassar.

Makassar Tetap Perlu Pantau Perubahan Cuaca

Prakiraan BMKG menunjukkan Makassar berada dalam kondisi cerah hingga berawan tebal pada 17 September. Namun, dinamika atmosfer dapat menyebabkan perubahan cuaca secara lokal.

Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna transportasi laut disarankan memantau pembaruan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan.


Discover more from OpiniSulsel.Com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.