banner 728x90
Berita

Morocco Menang 2-0 atas Lesotho, Dominasi Total tetapi Baru Cetak Gol di Menit 45 dan 82

98
×

Morocco Menang 2-0 atas Lesotho, Dominasi Total tetapi Baru Cetak Gol di Menit 45 dan 82

Share this article
Morocco Menang 2-0 atas Lesotho, Dominasi Total tetapi Baru Cetak Gol di Menit 45 dan 82

Opinisulsel.com — Timnas Maroko meraih kemenangan 2-0 atas Lesotho dalam lanjutan kualifikasi Piala Afrika 2027, Selasa (29/9/2026).

Brahim Diaz membuka keunggulan Maroko pada menit ke-45, sebelum Azzedine Ounahi menggandakan skor pada menit ke-82.

Hasil akhir 2-0 sebenarnya belum sepenuhnya menggambarkan dominasi Maroko sepanjang pertandingan. Berdasarkan statistik pertandingan yang Anda kirim, Maroko menguasai 79 persen bola dan melepaskan 19 tembakan, sedangkan Lesotho hanya memiliki 21 persen penguasaan bola dengan enam percobaan.

Maroko juga unggul jauh dalam kualitas peluang. Nilai expected goals (xG) pada data pertandingan mencapai 1,60 untuk Maroko, berbanding 0,14 untuk Lesotho.

Maroko Kuasai Pertandingan

Sejak awal laga, Maroko tampil sebagai tim yang lebih banyak mengendalikan permainan.

Penguasaan bola mencapai 79 persen. Maroko juga mencatat 19 total tembakan, lebih dari tiga kali lipat percobaan Lesotho yang hanya enam.

Perbedaan semakin terlihat dalam aktivitas di area pertahanan lawan.

Maroko mencatat 39 sentuhan di kotak penalti Lesotho, sementara tuan rumah hanya lima kali memasuki area tersebut dengan penguasaan bola.

Maroko juga menciptakan tiga peluang besar, sedangkan Lesotho tidak mencatatkan peluang besar.

Statistik Lesotho Maroko
Penguasaan bola 21% 79%
Total tembakan 6 19
Peluang besar 0 3
Sentuhan di kotak penalti 5 39
xG 0,14 1,60
Gol 0 2

Diaz Buka Jalan Sebelum Turun Minum

Meski menguasai pertandingan, Maroko membutuhkan waktu hingga penghujung babak pertama untuk memecah kebuntuan.

Brahim Diaz mencetak gol pada menit ke-45 dan membawa Maroko unggul 1-0 saat turun minum.

Gol tersebut menjadi penting karena Lesotho sebelumnya mampu bertahan dari tekanan Maroko selama sebagian besar babak pertama.

Laporan pertandingan juga mencatat Diaz tampil dari sisi kanan dan beberapa kali bergerak ke area half-space. Ia kemudian digantikan pada menit ke-69.

Ounahi Pastikan Kemenangan

Maroko tetap mengendalikan permainan setelah jeda.

Lesotho kesulitan membangun serangan karena minimnya penguasaan bola. Maroko terus menciptakan tekanan dan akhirnya mendapatkan gol kedua pada menit ke-82.

Azzedine Ounahi mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Gol tersebut sekaligus memastikan Maroko pulang dengan tiga poin.

Analisis: Dominan, tetapi Belum Maksimal dalam Penyelesaian

Ada dua sisi yang terlihat dari kemenangan Maroko.

Di satu sisi, statistik menunjukkan dominasi yang sangat jelas. Penguasaan bola 79 persen, 19 tembakan, tiga peluang besar, serta xG 1,60 menunjukkan Maroko mampu mengontrol pertandingan dan menciptakan lebih banyak ancaman.

Namun, kemenangan hanya berakhir dengan skor 2-0.

Artinya, dominasi tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi banyak gol. Laporan pertandingan juga mencatat Maroko memiliki sejumlah peluang yang tidak berujung gol sebelum Ounahi mengunci kemenangan pada menit ke-82.

Sebaliknya, Lesotho hampir sepenuhnya bermain dalam situasi bertahan. Nilai xG mereka hanya 0,14, sementara tidak ada peluang besar yang tercatat.

Dengan demikian, pembeda utama pertandingan bukan sekadar penguasaan bola, melainkan kemampuan Maroko mempertahankan tekanan dan membatasi peluang lawan.

Maroko juga mencatat kemenangan kedua atas Lesotho dalam dua pertemuan terakhir. Sebelumnya, kedua tim bertemu pada kualifikasi Piala Afrika 2025, dengan Maroko menang 1-0 dan kemudian 7-0.

Hasil Akhir Lesotho vs Maroko

Lesotho 0-2 Maroko

  • 45′ — Brahim Diaz
  • 82′ — Azzedine Ounahi
  • Penguasaan bola: 21% – 79%
  • Total tembakan: 6 – 19
  • Peluang besar: 0 – 3
  • Sentuhan di kotak penalti: 5 – 39
  • xG: 0,14 – 1,60

Kemenangan ini menegaskan kontrol Maroko atas pertandingan. Lesotho mampu mempertahankan skor tetap ketat hingga jeda, tetapi tekanan Maroko akhirnya menghasilkan dua gol dan membawa mereka menang 2-0. Pertandingan berlangsung di Free State Toyota Stadium, Bloemfontein, Afrika Selatan.


Discover more from OpiniSulsel.Com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.