banner 728x90
Berita

Bendungan Budong-Budong Jadi Andalan PSN Sulbar, Junda Maulana Dorong Kolaborasi Pusat-Daerah

503
×

Bendungan Budong-Budong Jadi Andalan PSN Sulbar, Junda Maulana Dorong Kolaborasi Pusat-Daerah

Share this article
Bendungan Budong-Budong Jadi Andalan PSN Sulbar, Junda Maulana Dorong Kolaborasi Pusat-Daerah

Opinisulsel.com — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mendampingi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dalam kegiatan peninjauan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Budong-Budong yang berlokasi di Desa Salulekbo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sabtu (11/10/2025).

Diketahui, Bendungan Budong-Budong merupakan satu-satunya Proyek Strategis Nasional di Provinsi Sulawesi Barat, dengan progres pembangunan mencapai lebih dari 62 persen per Oktober 2025.

Pembangunan bendungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mewujudkan misi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Secara teknis, proyek Bendungan Budong-Budong memiliki manfaat strategis, di antaranya:

– Reduksi banjir hingga 89,16 m³/detik,
– Penyediaan irigasi untuk sekitar 3.577 hektare lahan pertanian,
– Pemenuhan air baku sebesar 410 liter/detik, dan
– Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,6 Megawatt.

PLTMH ini merupakan pembangkit listrik berskala kecil yang memanfaatkan aliran air sebagai sumber energi ramah lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulbar bersama Kepala Bapperida meninjau langsung progres pekerjaan di lapangan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.

Kepala Bapperida, Junda Maulana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek, khususnya Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu dan seluruh jajaran teknis di lapangan.

“Keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari peran seluruh pemangku kepentingan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan yang efektif, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat Sulbar, khususnya warga Mamuju Tengah,” ujar Junda, yang juga mantan Bupati Mateng.

Ia menambahkan pentingnya menjaga koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi.

“Kami berharap sinergi terus terjaga. Jika ada kendala teknis, dapat segera ditangani sehingga pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Gubernur, Kapolda Sulbar, Bupati Mamuju Tengah, Plh Sekretaris Daerah Sulbar, para asisten dan kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar dan Kabupaten, serta Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BWS Sulawesi III Palu beserta jajarannya. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.