Opinisulsel.com – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqon, SH., MM., didampingi Kepala Dinas PPKB Kabupaten Jeneponto, Siti Meriam, S. STP., M.Si., beserta Tim Direktorat Kebijakan Strategi Bidang Peningkatan Akses dan Kualitas Pembangunan dan Pelayanan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN, melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kunjungan ini dilakukan untuk memantau distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sasaran B3 (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD) di dua desa, yaitu Desa Pallengu dan Desa Tombo-Tombolo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung proses distribusi dari dapur SPPG hingga ke penerima manfaat serta menilai peran dan kapasitas kader pendamping dalam pengelolaan dan distribusi MBG.
Di Provinsi Sulawesi Selatan, sudah terbentuk 481 dapur SPPG, dengan 131 dapur telah menyalurkan MBG kepada 35.426 sasaran B3. Khusus di Kabupaten Jeneponto, terdapat 39 dapur, di mana 26 dapur sudah menyalurkan MBG kepada 13.629 sasaran. SPPG Pallengu, yang dikunjungi dalam kegiatan ini, melayani 23 Ibu Hamil, 30 Ibu Menyusui, dan 139 Balita Non-PAUD.
Peran tenaga lini lapangan, termasuk kader pendamping, sangat vital karena menjadi ujung tombak program yang memastikan makanan bergizi sampai dan dikonsumsi oleh sasaran. Di Kabupaten Jeneponto, jumlah tenaga lini lapangan Kemendukbangga/BKKBN cukup besar, terdiri dari 83 PKB/PLKB, 113 IMP Bangga Kencana, 699 Sub IMP Bangga Kencana, dan 798 Kader TPK. Jumlah ini menjadi modal penting untuk memastikan keberlangsungan Program MBG hingga tingkat lapangan.
Eksplorasi konten lain dari mediata.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












