banner 728x90
Berita

Munafri Pimpin Rekonsiliasi TNI–Polri & Tokoh Masyarakat, Damai Dikukuhkan

431
×

Munafri Pimpin Rekonsiliasi TNI–Polri & Tokoh Masyarakat, Damai Dikukuhkan

Share this article
Munafri Pimpin Rekonsiliasi TNI–Polri & Tokoh Masyarakat, Damai Dikukuhkan

Opinisulsel.com — Konflik antarkelompok yang terjadi di wilayah utara Kota Makassar meninggalkan duka bagi warga. Bentrokan tersebut memicu kebakaran besar yang menghanguskan 18 rumah dan membuat 21 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Dampak terparah terjadi di Kelurahan Suangga dengan 14 rumah dan 17 KK terdampak. Di Kelurahan Lembo, empat rumah milik empat KK juga hangus terbakar.

Di tengah kondisi ini, Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat melakukan penanganan awal, mulai dari pendataan hingga pemberian bantuan darurat. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pemerintah akan membantu memulihkan kehidupan warga, termasuk membangun kembali rumah-rumah yang terbakar.

“Pemerintah Kota pasti turun tangan membantu warga, termasuk mendirikan kembali rumah yang habis dilalap api di Kecamatan Tallo,” ujar Munafri.

Pernyataan itu disampaikan Munafri dalam Pertemuan Kamtibmas menindaklanjuti perang kelompok di Kampung Sapiria, Kelurahan Lembo dan Borta. Pertemuan berlangsung di Gedung Serbaguna SMK Negeri 5 Makassar, Kamis (20/11/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut:

* Dandim 1408/Makassar, Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan
* Wakapolrestabes Makassar, AKBP Andi Erma Suryono
* Tokoh masyarakat dan pemuda Kecamatan Tallo

Pertemuan ini menjadi ruang rekonsiliasi sekaligus langkah awal pemulihan sosial pasca rangkaian bentrokan yang terjadi.

Munafri menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menelan satu korban jiwa serta menimbulkan kerugian material besar. Ia menilai konflik tersebut tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga merusak tatanan sosial yang telah lama dibangun masyarakat.

“Konflik ini tidak hanya menimbulkan kerusakan, tetapi juga merusak nilai kekeluargaan yang selama ini dijaga bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa momentum ini harus menjadi pelajaran berharga agar peristiwa serupa tidak terulang. Pemerintah bersama masyarakat diminta memahami akar permasalahan dan memperkuat komunikasi antarwarga.

Sebagai langkah konkret, Wali Kota meminta seluruh pihak kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia menekankan pentingnya dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan.

“Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan jika kita saling menggandeng tangan. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang dewasa dan mengutamakan perdamaian,” tutup Munafri. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.