banner 728x90
Berita

PLN Targetkan Listrik Sulsel Kembali Normal 5 September, Ini Penyebab Pemadaman Bergilir

132
×

PLN Targetkan Listrik Sulsel Kembali Normal 5 September, Ini Penyebab Pemadaman Bergilir

Share this article
PLN Targetkan Listrik Sulsel Kembali Normal 5 September, Ini Penyebab Pemadaman Bergilir

Opinisulsel.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar menargetkan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sulselbartra) kembali normal paling lambat 5 September 2026. Saat ini, PLN masih menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah daerah untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemeliharaan pembangkit.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menjelaskan, pengaturan beban dilakukan karena salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) IPP Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) sedang menjalani pemeliharaan rutin. Berkurangnya pasokan listrik tersebut membuat PLN harus menyesuaikan distribusi daya agar sistem tetap stabil.

Pemeliharaan PLTU Kurangi Pasokan Listrik

PLN menegaskan pemeliharaan pembangkit merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang. Selama proses tersebut berlangsung, perusahaan menerapkan pengaturan beban secara bergilir pada sejumlah wilayah yang terdampak.

Menurut Edyansyah, PLN terus mengoptimalkan seluruh pembangkit yang tersedia sambil mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan agar pasokan listrik dapat kembali normal sesuai target.

PLN Siapkan Tambahan Kapasitas

Selain mempercepat pemeliharaan, PLN juga menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit sekitar 200 MW yang saat ini memasuki tahap akhir penyelesaian. Tambahan pasokan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan Sulselbartra sekaligus mengurangi risiko pengaturan beban pada hari-hari berikutnya.

Masyarakat Diminta Cek Jadwal Melalui PLN Mobile

PLN mengimbau masyarakat untuk memantau jadwal pemadaman melalui aplikasi PLN Mobile, khususnya fitur “Cek Padam Sekitar Saya”. Melalui layanan tersebut, pelanggan dapat mengetahui wilayah terdampak dan estimasi waktu pemulihan secara lebih cepat.

Selain itu, pelanggan juga diimbau mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama pemadaman untuk menghindari risiko kerusakan saat aliran listrik kembali menyala.

Target Normal Kembali 5 September

PLN menyatakan seluruh proses pemeliharaan berjalan sesuai rencana. Apabila tidak ada kendala tambahan, sistem kelistrikan Sulselbartra diperkirakan kembali beroperasi normal paling lambat 5 September 2026.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan meminta masyarakat terus mengikuti informasi resmi melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi PLN.


Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan informasi resmi PT PLN (Persero) UID Sulselrabar dan sumber kredibel yang tersedia saat publikasi. Redaksi Opinisulsel.com akan memperbarui isi artikel apabila terdapat keterangan resmi atau perkembangan terbaru dari PLN.


Discover more from OpiniSulsel.Com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.