Opinisulsel.com — Informasi tanggal merah 2026 masih menjadi perhatian masyarakat untuk merencanakan liburan, perjalanan keluarga, maupun jadwal kerja menjelang akhir tahun. Pemerintah menetapkan 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama sepanjang 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.
Ketentuan tersebut tertuang dalam SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Berdasarkan kalender resmi tersebut, setelah Agustus 2026, masyarakat masih memiliki satu hari libur nasional dan satu hari cuti bersama pada Desember, yakni perayaan Natal.
Daftar Tanggal Merah 2026 hingga Akhir Tahun
Berikut sisa hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah untuk 2026:
| Tanggal | Hari | Keterangan |
|---|---|---|
| 25 Desember 2026 | Jumat | Kelahiran Yesus Kristus (Natal) |
Sementara itu, jadwal cuti bersama yang tersisa pada 2026 adalah:
| Tanggal | Hari | Keterangan |
|---|---|---|
| 24 Desember 2026 | Kamis | Cuti bersama Natal |
Dengan demikian, masyarakat berpeluang menikmati libur berurutan pada Kamis dan Jumat, 24–25 Desember 2026. Jika digabung dengan akhir pekan, periode tersebut dapat menjadi waktu libur lebih panjang bagi pekerja yang tidak memiliki jadwal kerja pada Sabtu dan Minggu.
Daftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026
Berikut daftar hari libur nasional berdasarkan SKB tiga menteri:
| Tanggal | Hari | Hari Libur Nasional |
|---|---|---|
| 1 Januari 2026 | Kamis | Tahun Baru Masehi |
| 16 Januari 2026 | Jumat | Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW |
| 17 Februari 2026 | Selasa | Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili |
| 19 Maret 2026 | Kamis | Hari Suci Nyepi, Tahun Baru Saka 1948 |
| 21 Maret 2026 | Sabtu | Idulfitri 1447 Hijriah |
| 22 Maret 2026 | Minggu | Idulfitri 1447 Hijriah |
| 3 April 2026 | Jumat | Wafat Yesus Kristus |
| 5 April 2026 | Minggu | Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) |
| 1 Mei 2026 | Jumat | Hari Buruh Internasional |
| 14 Mei 2026 | Kamis | Kenaikan Yesus Kristus |
| 27 Mei 2026 | Rabu | Iduladha 1447 Hijriah |
| 31 Mei 2026 | Minggu | Hari Raya Waisak 2570 BE |
| 1 Juni 2026 | Senin | Hari Lahir Pancasila |
| 16 Juni 2026 | Selasa | Tahun Baru Islam 1448 Hijriah |
| 17 Agustus 2026 | Senin | Proklamasi Kemerdekaan |
| 25 Agustus 2026 | Selasa | Maulid Nabi Muhammad SAW |
| 25 Desember 2026 | Jumat | Kelahiran Yesus Kristus (Natal) |
Daftar Lengkap Cuti Bersama 2026
Selain hari libur nasional, pemerintah menetapkan delapan hari cuti bersama pada 2026. Berikut rinciannya:
| Tanggal | Hari | Keterangan |
|---|---|---|
| 16 Februari 2026 | Senin | Tahun Baru Imlek |
| 18 Maret 2026 | Rabu | Hari Suci Nyepi |
| 20 Maret 2026 | Jumat | Cuti bersama Idulfitri |
| 23 Maret 2026 | Senin | Cuti bersama Idulfitri |
| 24 Maret 2026 | Selasa | Cuti bersama Idulfitri |
| 15 Mei 2026 | Jumat | Cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus |
| 28 Mei 2026 | Kamis | Cuti bersama Iduladha |
| 24 Desember 2026 | Kamis | Cuti bersama Natal |
Penetapan cuti bersama menjadi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam mengatur kegiatan kerja. Pelaksanaannya mengikuti ketentuan yang berlaku pada masing-masing instansi atau perusahaan.
Apakah Cuti Bersama Mengurangi Jatah Cuti Tahunan?
Berdasarkan ketentuan dalam SKB, pelaksanaan cuti bersama mengurangi hak cuti tahunan pegawai atau pekerja sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku pada masing-masing instansi atau perusahaan.
Untuk aparatur sipil negara (ASN), pelaksanaan cuti bersama mengikuti peraturan yang berlaku bagi ASN. Sementara itu, penerapan cuti bersama di perusahaan swasta diatur oleh pimpinan masing-masing perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat yang bekerja di sektor swasta sebaiknya memeriksa kebijakan perusahaan sebelum menyusun rencana perjalanan atau mengambil cuti tambahan.
Pantau Informasi Libur Nasional dari Pemerintah
Daftar tanggal merah dan cuti bersama 2026 mengacu pada keputusan resmi pemerintah. Masyarakat dapat memeriksa kembali ketentuan tersebut melalui situs Sekretariat Negara atau Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Informasi resmi dapat diakses melalui:
- Sekretariat Negara
- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Discover more from OpiniSulsel.Com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.












