banner 728x90
Berita

Harga Kelapa Naik Tajam, Petani Sulbar Cuan Besar dari Panen Melimpah

1119
×

Harga Kelapa Naik Tajam, Petani Sulbar Cuan Besar dari Panen Melimpah

Share this article
Harga Kelapa Naik Tajam, Petani Sulbar Cuan Besar dari Panen Melimpah

Opinisulsel.com – Kabar gembira datang bagi para petani kelapa di Sulawesi Barat (Sulbar). Dalam beberapa bulan terakhir, harga kelapa mengalami lonjakan signifikan, membuka peluang cuan besar dari hasil panen yang melimpah.

Kepala Dinas Perkebunan Sulbar, Herdin Ismail, mengungkapkan bahwa kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan daerah yang kini menjadi sumber pendapatan menjanjikan, terutama bagi petani di wilayah pesisir.

“Harga kelapa yang sebelumnya hanya Rp2.500 hingga Rp3.000 per butir, kini melonjak drastis menjadi Rp7.000 hingga Rp10.000 per butir. Bahkan untuk pasar ekspor, harganya bisa lebih tinggi lagi,” jelas Herdin, Kamis, 8 Mei 2025.

Kenaikan harga ini tak hanya menguntungkan petani, tapi juga menjadi momen strategis bagi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga turut memberikan dukungan penuh untuk peningkatan produktivitas dan pengembangan sektor perkebunan kelapa.

Meski begitu, kenaikan harga dan tingginya permintaan ekspor juga berdampak pada ketersediaan kelapa di pasar tradisional.

Plh Sekda Sulbar mencatat bahwa stok kelapa di pasar lokal menipis, memicu kenaikan harga di tingkat konsumen dan menurunkan omzet pedagang kecil.

Untuk menjaga keseimbangan pasokan, Dinas Perkebunan menetapkan dua langkah utama. Jangka pendek, dengan mendorong intensifikasi atau peningkatan produksi dari lahan yang ada. Sementara jangka panjang, pemerintah akan melakukan peremajaan tanaman dan memperluas areal tanam kelapa.

“Ini bukan hanya soal komoditas, tapi soal kesejahteraan petani dan kestabilan ekonomi lokal. Momentum ini harus kita tangkap bersama,” tegas Herdin. (*)