Opinisulsel.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan terus bergerak pasca-Pemilu 2024. Melalui program “GREBEG” atau Gerakan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dan Terintegrasi, KPU Sulsel menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan untuk menyasar pemilih pemula di sekolah menengah atas dan sederajat.
Langkah ini ditandai dengan audiensi KPU Sulsel yang dipimpin oleh Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Hasruddin Husain, bersama Kasubag Partisipasi dan Humas, Sahyra Ahniza, serta tim Parhumas, pada Senin (21/7/2025). Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, di kantor dinas.
“KPU Sulsel tetap aktif melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih meski tahapan Pemilu dan Pilkada telah usai. Ini adalah amanat undang-undang dan menjadi bagian dari program kerja berkelanjutan kami,” ujar Hasruddin.
Program GREBEG akan dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Sulsel, menyasar siswa SMA/sederajat dengan berbagai bentuk kegiatan edukatif dan partisipatif.
Salah satu inovasi menarik yang disiapkan KPU adalah menjadikan pemilihan ketua OSIS serentak sebagai laboratorium demokrasi, sekaligus terlibat sebagai pembina upacara di sekolah-sekolah setiap Senin dengan materi pendidikan kepemiluan.
“Kami ingin memberi pengetahuan, pemahaman, serta kesadaran politik sejak dini kepada pelajar. Harapannya, pemilih muda bisa menjadi bagian dari demokrasi yang cerdas dan partisipatif,” jelas Hasruddin.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menyambut positif kolaborasi ini dan menyatakan dukungan penuh.
“Program ini sangat penting dan bermanfaat untuk anak-anak kita. Pendidikan politik bagi siswa SMA harus dimulai sejak dini agar mereka tidak asing dengan proses demokrasi,” kata Iqbal.
Dinas Pendidikan juga siap membuka ruang bagi KPU untuk terlibat langsung dalam kegiatan upacara dan pelaksanaan pemilihan OSIS serentak di seluruh sekolah di Sulsel.
“Kami akan fasilitasi KPU menjadi pembina upacara setiap Senin dan mendukung penuh keterlibatan KPU dalam pemilihan Ketua OSIS sebagai bagian dari pendidikan demokrasi,” tegas Iqbal.
Hasruddin menutup pertemuan dengan harapan besar agar kolaborasi ini dapat membentuk generasi muda yang lebih sadar demokrasi dan melek politik.
“Kami berharap kerja sama ini sukses dan berkelanjutan agar pemilih pemula benar-benar siap menjadi bagian dari demokrasi yang sehat dan berkualitas,” tutupnya.
Eksplorasi konten lain dari mediata.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












